Fat Bubble: Cakep buat nugas
Halo, mau sedikit berbagi cerita dan rekomendasi tempat yang asik buat nugas, nyekripsi, ngerjain kerjaan komunitas, atau kerjaan kantor.
Ngomongin tentang tempat asik buat ngelakuin aktivitas-aktivitas tersebut, biasanya kita udah memasang kualifikasi khusus buat nentuin bakal dateng ke tempat itu atau ngga.
Misalnya, harus:
1. Kondusif (ga keramean, ga panas)
2. Free wifi
3. Ada colokan
4. Ekonomis
5. Deket sama tempat sholat.
Sekarang udah banyak banget pasti kafe kafe, coffe shop, dan sejenisnya yang menawarkan fasilitas demikian. salah satunya Fat Bubble. Lokasinya ada di jalan alternatif cibubur, atau lebih tepatnya di seberang Rafless Hills. Kabar baik, Fat bubble memenuhi 4 dari 5 kriteria yang sudah saya sebutkan di atas. Tentu saja versi saya. Kok cuma 4? yang ga termasuk yang mana? nomor 4 ehehe. Makanya saya bilang 'versi saya', karena murah mahal itu relatif. Tergantung keadaan dompet yekan haha.
Dilihat dari harganya, pasar kafe ini sepertinya untuk menengah ke atas. Menu yang disajikan, kayaknya bisa dikelompokkan jadi 4 kelompok.
1. Minuman yang disajikan di plastic cup semacam thai tea, chat time, haus, koi, dkk.
2. Sup bubble (?) yang disajikan di mangkuk. penampakannya semacam sop buah, hongtang, bingsu, atau es teler. Bedanya, ini isinya bubble, jelly grass, ice cream, dan sejenisnya. Yang kemungkinan itu manis semua. Selain sup bubble (ini gue aja ya yg iseng namain sup bubble haha), yang disajikan di mangkuk juga ada juga bubur kacang hijau, bubur ketan, bubur kacang merah.
3. Snack, beberapa produk gorengan ayam dan kentang, pizza, dll.
4. Makanan berat, semacam nasi teriyaki, makaroni, spagetti.
Pas awal liat menu, kepikiran untuk order yang sup bubble, karena itu pasti menu uniknya mereka. Tapi seiring berjalannya waktu, dan setelah kenyang minum milk tea, akhirnya mengurungkan niat itu. Khawatir terlalu manis dan berujung mual ehe.
Untuk dua orang, dari sekitar jam 2 sampai jam 8 malam, gue menghabiskan uang sekitar 200 rb. Dengan harga segitu kami dapat:
1. Hazelnut milk tea medium
2. Honey milk tea large
3. Lechy tea medium
4. Peach tea medium
5. Ayam curry (lupa namanya apa. pokoknya nasi pake ayam sama kari)
6. Macaroni
Oke, setelah menu mari kita move on ke fasilitasnya.
Menurut gue, ketika kita memutuskan untuk jajan di warung semacam fat bubble ini, maka sesungguhnya kita nggak hanya beli makanan dan minuman yang mereka jual aja. Tapi beli fasilitaasnya, dan beli atmosfernya. Yang di tempat itu mungkin kita akan lebih fokus mengerjakan pekerjaan yang kalo dikerjain di rumah mungkin pengen nya tidur lagi tidur lagi (gue ini mah)
Sebagai jobseeker aktif yang isi dompetnya masih ga stabil, untuk harga gue masih merasa berat. Tapi untuk fasilitas dan service, saranghaeyo banget lah sama tempat ini.
Wifi ada. Colokan ada di tiap meja. Kalo lo dateng berdua teman, tinggal siasatin aja buat bawa colokan terminal. Tapi, pun ga bawa terminal, warung ini gak serame itu. Jadi tetep bisa nyolok di meja sebelah. Karena nggak terlalu ramai, maka tempat ini lolos check point untuk dikatakan sebagai tempat yang kondusif. Ah iya, satu lagi. Ber-AC tentu saja.
Warungnya dua lantai. dan di lantai dua ada indoor dan outdoor yang diperuntukkan untuk pelanggan-pelanggan yang merokok. Hal lain yang gue suka lagi selain toilet nya bersih dan cakep adalah ada mushola dan tempat wudhu. Ini udah ideal banget lah pokoknya kalo versi gue.
Musholla. Minimalis, bersih, ada sajadah, ada mukena, ada sarung :)
Tempat wudhu. Walaupun gak tertutup, tapi yhaa okelah masih bisa ditolerir. Dipojokan juga dan posisinya agak menjorok ke dalam, ada dinding yang bisa dipake untuk sembunyi(?)
Overall, Fat bubble ini tempat yang worth it untuk didatengin. Dengan harga sedemikian, rasa makanannya enak (karena ada juga yang udah mahal trus kaga enak). Tempatnya nyaman. Interiornya lutjuu bikin mata segar haha. Selamat mencoba!






Comments
Post a Comment